Jumat, 17 Agustus 2012

with Echa


Aku, istri serta anak2 ku mengenal Echa sebagai seorang yang baik, ceria & mahasiswi di sebuah perguruan tinggi negeri di Malang. 

Beberapa kali melakukan pemotretan di berbagai tempat yang indah. Pemotretan ini adalah pemotretan iseng2, karena beberapa lokasi kita dapatkan bukan dengan suatu perencanaan yang detil tetapi dilakukan dengan peralatan yang seadanya.

Kota Batu sangat cerah ketika kami mengunjungi rumah seorang teman baik.







Ketika kami menelusuri pelabuhan Pasuruan, kami tertarik oleh sudut pelabuhan.











Saat mengunjungi Probolinggo, kami tertarik oleh Stasiun Kereta Api yang ada. Yang mana stasiun tersebut nampak begitu kuno, namun tetap terawat dengan baik.














Di dekat Stasiun Kereta Api Probolinggo, terdapat Klentheng yang diberi nama: Sumber Naga.





  
Candi Jago terletak di Malang, merupakan candi yang terletak di Kecamatan Tumpang.







Di seberang kota Probolinggo, terdapat sebuah pulau yang sangat padat penduduknya dengan pantai pasir putih nan elok, disebut dengan Pulau Gili Ketapang. Rata2 penduduk mengandalkan mata pencaharian dari laut.




Perjalanan dari Probolinggo kesanaakan memakan waktu 1 jam (jika laut tenang).


Sambil menyusuri pantai dengan pasir putih nan asri, kami mengabadikan beberapa sudut pulau.





































Pulau Gili Ketapang, pulau dengan penduduk yang sederhana, ramah & penuh senyum, akan menjadi kenangan dan Imajinasi yang tidak terlupakan.







 

Sabtu, 24 Maret 2012

Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu terletak di Trowulan Mojokerto, merupakan situs peninggalan Kerajaan Majapahit.





Rabu, 07 Maret 2012

Mengintip Malioboro

Ke Jogja kali ini kulalui dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Sehingga Malioboro menjadi tidak komplit.

Pagi2 benar sebelum semuanya bangun, kususuri jalanan Malioboro......




Meski mendung bergelayut, tetap saja kuarahkan langkahku menuju Kraton


Malam harinya, kuulangi penjelajahan Malioboro. tapi kali ini kumulai dengan makan nasi goreng disekitaran Malioboro (bukan Malioboro)





Tugu adalah sasaranku, karena icon Jogja ini membuat Imajinasiku melayang jauh. Disana kudapati tukang becak yang sedang menanti rejeki yang akan menghapiri malam itu.





Hujan tidak membuatku bergeming, tapi semakin kuabadikan momen ini karena sangat menggelitikku untuk semakin ber Imajinasi


Selepas hujan kusempatkan menuju Benteng Vredeburg, yang berada diujung yang berbeda di Malioboro